Beda kita, kita beda

Kau, yang ada dalam tulisanku ini, aku yakin kau mampu mengerti dengan pasti bahwa kaulah yang ada dalam tulisan busuk ini.


Kau tahu? Kita sedikit banyak berbeda, lebih dari sekedar perbedaan badaniah, kau banyak berubah sudah, dari caramu mengucapkan kata perkata padaku, rasa itu, rasa yang kau bilang pernah hilang, kutanyakan padamu itukah rasa yang sangat kau yakini dan banggakan padaku? Saat ini aku tidak ingin membicarakan hal itu denganmu, sesuatu yang kali ini ingin ku nyatakan padamu sesuatu yang sangat membedakan kita, Gayamu membunuhku, ya, gaya hidup itu, saat ini kita sudah terlalu jauh berbeda, aku bukan manusia tinggi sepertimu atau mereka yang merasa punya dan bisa, aku manusia rendahan, karena aku sadar tentang ketidak abadian dunia, jika harus memilih untuk berkasta, kasta rendah yang akan menjadi pilihanku. dari kasta ini aku mampu mengerti siapa yang benar-benar menjadikan aku "ada" bukan karena aku berada.


Tidak cukup kesenangan hari ini, tapi kesenangan esok hari, lusa dan selanjutnya. Mungkin hari ini kau bisa mendandani hidupmu dengan kemegahan bodoh itu, tahu apa kita tentang hari esok? Mati atau hiduppun kita tak mengerti, tidak salah menyiapkan segalanya, aku hidup dengan kesederhanaan yang sudah aku katakan padamu dan aku yakin kaupun sudah tahu itu, aku tidak ingin merubahmu menjadi sepertiku, pun aku tidak mau merubah hidupku hanya demi sebuah kebodohan gaya hidup.


Jika semua ini memang tak sama, seperti itulah adanya, hidupku bukan hidupmu, hidupmu bukan hidupku, atur saja semaumu, aku tidak mau mengaturmu meski sudah menjadi keharusan bagiku untuk itu tetapi aku tahu kau tidak tahu dan tak mau tahu tentang itu.
Share:

0 Comments:

Post a Comment

Yang punya nama, kasih nama donk woe!!!