Tanyamu

Kenapa harus dirimu?

Kasih, percayalah, akupun tak tau, aku memilihmu hanya karena aku mencintaimu, itu saja. Maaf jika ini menyusahkanmu, seharusnya memang sudah terpikirkan olehku ini akan membuatmu sangat aneh, maaf jika aku memasukkanmu dalam lingkaran-lingkaran teoritisku, aku ingin mewujudkannya menjadi sebuah realitas-realitas satu saat nanti, tapi jika ini mengganggumu, maafkan aku untuk itu.

Jika kamu tau, dirimu selalu menjadi semangat hidupku, semangat untuk menjalani apa yang ku benci, memohon dan meminta untuk mampu menghela nafas ini lagi bersamamu, tapi jika hal itupun mengganggumu, maafkan aku untuk itu. Seharusnya aku tau ini akan sulit bagimu, tapi, ah, aku sudah benar-benar tau, tapi tetap saja aku memaksamu untuk menjalani semua ini, kebahagiaanku saat ucapan "Ya" keluar dengan keyakinanmu atasku, untuk seterusnya aku sangat merasa berbahagia atas segala yang kamu berikan. Kasih, ini bukan rayuan yang lebih sering kamu bilang gombal, tapi ini lebih pada isi naluri untuk mengatakan ini semua kepadamu.

Seandainya saja ketakutanku akan hal yang pernah kukatakan padamu terjadi juga, aku ingin kamu lebih dari sekedar berpikir. Kumohonkan padamu.

Jikapun ini mengganggumu, mohon maafkan aku.
Share:

0 Comments:

Post a Comment

Yang punya nama, kasih nama donk woe!!!