Segenggam Harapan, Bulat.

Aku menggenggam setiap harapan-harapan dengan ketidak pastianmu.
Aku menahannya,
Pedih dan perih
Aku masih berdiri dan mempertahankannya.

Harapanku bulat
Benar-benar bulat
Sayang harapanmu masih tak berbentuk
Meliuk-liuk, memanjang, melebar, menciut.

Angan yang memuncah
Menyeruat dalam gelap pikiran terang.
Dingin, kamu memanas
Aku masih mencoba dingin.

Kasih,
Senandungkan lagi cinta untukku
Bukan seperti ini

Jikapun harus berakhir
Akhiri ini dengan ketidak sakitanku
Agar aku tak lagi merasakan resah
Gelisah.

Mati, terbunuh
Terhalang rindang hutan
Melangkah kelu
Menyebrangi lautan.

Aku benar-benar tak lagi hidup.
Share:

0 Comments:

Post a Comment

Yang punya nama, kasih nama donk woe!!!