Kita

Kawan.
Saat ini aku masih tak percaya
Kehidupan yg kita jalani terlalu keras
Sampai melemahkan aku saat melihatmu seperti itu
Dulu kita berjuang bersama meraih mimpi
Memecah sunyinya kehidupan siang dengan malam-malam kita
Yang sering kita lalui dengan nyanyian-nyanyian sendu, sahdu, pilu tentang apa yang kita lalui siang hari
Kali ini kita harus berada tak lagi dekat
Dari sini aku menyanyikan lagu yg sering kita buat lelucon
Aku tak mampu bernyanyi tanpa suaramu, hanya petikan-petikan gitar tak terarah

Entah.
Ini demi mengingat malam-malam kita atau apa aku masih mencoba mengerti apa yang siapa cari, seperti dulu
Tapi kau berjalan sendiri kali ini
Siang dan malam
Malammu kini malam yang tak ubahnya siangmu
Tak lagi kita menikmati kesenangan tertawa dan berteriak

Akupun berlari kawan
Meski beda arah
Aku masih temanmu
Aku masih seperti dulu yang sangat suka dengan keadaan malam
Disana, ditempat biasa kita berkumpul yang saat ini aku tak lagi bisa untuk mendatanginya terasa sepi tanpamu dan semua candamu.
Terkadang aku berpikir ingin pergi saja
Tapi disanalah aku dapatkan kesenangan-kesenangan sederhana itu
Ditemani segelas teh dan beberapa batang rokok tak masalah, demi Menghilangkan apa yang kita tak pahami saat siang yang begitu terik terlalui dengan mencoba dan mencoba

Nanti aku akan kembali kesana untuk bercerita lagi tentang semua yang kita lalui, Suka, duka dan semuanya
Kita tertawa sepuasnya...
Tunggu aku datang dan kutunggu kau datang lagi disana..
Share:

0 Comments:

Post a Comment

Yang punya nama, kasih nama donk woe!!!