Wanita, makhluk indah yang diciptakan dengan berbagai keindahan-keindahan yang memang dianugrahkan untuk dinikmati, hanya saja menikmati semua itu sudah ditentukan waktu dan orang yang tepat, dengan pengakuan sah dari semua pihak. Ya, Wanita bukan untuk dinikmati sebelum waktunya. Untukmu sahabatku, kaum keturunan Adam, mereka --Wanita-- adalah manusia bukanlah sebuah barang yang bisa kalian ambil lalu buang, bukan sebuah tisu yang sekali saja terpakai lalu kalian lemparkan dengan perasaan jijik ke tempat sampah. Bukan seperti itu kawan, mereka adalah Ibumu dan Ibumu adalah mereka, ingat itu sahabat, jika kalian nodai mereka sama halnya kalian menodai kesucian seorang Ibu yang dengan begitu hebatnya menjadi pintu perantaramu memasuki dunia fana ini.
Untukmu kaum keturunan Hawa, aku memanggilmu dan aku ingin menyampaikan sesuatu yang mungkin akan menyakitkan bagimu, Kalian --Wanita-- diberi keindahan-keindahan itu untuk dijaga sampai tiba saatnya kalian harus menyerahkannya kepada yang satu, yang telah dengan sah memiliki seluruh bagian dari keindahan-keindahan itu, kalian tidak perlu menyombongkan diri dengan keindahan-keindahan yang melebihi keindahan wanita lain, keindahan yang diberikan padamu dengan lebih adalah amanat yang sangat berat, kesucianmu adalah tanggungjawabmu, kesucianmu adalah sebuah matahari jika kehidupanmu adalah tatasurya, jika kesucian itu hilang maka seluruh tata surya tidak ada artinya lagi. Dan ingat satu kalimat yang menyakitkan ini "70 dari 100 persen penghuni neraka adalah Wanita", ya, terkesan memang tidak dan mungkin sangat tidak adil tapi pikirkan mantra sakti ini "Kalian kangkangkan kaki kalian dan semua pria akan merelakan segalanya untuk meraihnya" --maafkan aku jika kalimat itu benar-benar sakti untuk membungkus otak kalian jika aku merendahkan kalian, maaf ini bahasa keras yang ingin kupakai untuk sebuah kejujuran dan kemuakanku terhadap mereka yang melakukan segalanya termasuk merelakan kesucian itu demi sebuah keduniawian yang disebut harta-- dengan keindahanmu kalian bisa meredam amarah dan segala bentuk kenafsuan, kalian pun bisa mendapatkan segalanya dengan keindahan yang kalian miliki, tapi bukan itu tujuan dari diberikannya keindahan itu padamu, bukan itu.
Sudah kukatakan padamu, keindahan itu untuk yang satu, dimana waktu dan siapa sudah ditentukan dalam garis kehidupanmu, kalian bisa merubah garis itu tapi kalian tidak bisa merubah satu titik besar yang memang harus kalian lewati.
Untukmu kaum keturunan Hawa, aku memanggilmu dan aku ingin menyampaikan sesuatu yang mungkin akan menyakitkan bagimu, Kalian --Wanita-- diberi keindahan-keindahan itu untuk dijaga sampai tiba saatnya kalian harus menyerahkannya kepada yang satu, yang telah dengan sah memiliki seluruh bagian dari keindahan-keindahan itu, kalian tidak perlu menyombongkan diri dengan keindahan-keindahan yang melebihi keindahan wanita lain, keindahan yang diberikan padamu dengan lebih adalah amanat yang sangat berat, kesucianmu adalah tanggungjawabmu, kesucianmu adalah sebuah matahari jika kehidupanmu adalah tatasurya, jika kesucian itu hilang maka seluruh tata surya tidak ada artinya lagi. Dan ingat satu kalimat yang menyakitkan ini "70 dari 100 persen penghuni neraka adalah Wanita", ya, terkesan memang tidak dan mungkin sangat tidak adil tapi pikirkan mantra sakti ini "Kalian kangkangkan kaki kalian dan semua pria akan merelakan segalanya untuk meraihnya" --maafkan aku jika kalimat itu benar-benar sakti untuk membungkus otak kalian jika aku merendahkan kalian, maaf ini bahasa keras yang ingin kupakai untuk sebuah kejujuran dan kemuakanku terhadap mereka yang melakukan segalanya termasuk merelakan kesucian itu demi sebuah keduniawian yang disebut harta-- dengan keindahanmu kalian bisa meredam amarah dan segala bentuk kenafsuan, kalian pun bisa mendapatkan segalanya dengan keindahan yang kalian miliki, tapi bukan itu tujuan dari diberikannya keindahan itu padamu, bukan itu.
Sudah kukatakan padamu, keindahan itu untuk yang satu, dimana waktu dan siapa sudah ditentukan dalam garis kehidupanmu, kalian bisa merubah garis itu tapi kalian tidak bisa merubah satu titik besar yang memang harus kalian lewati.
wah gan, salut... tu tulisan mantab banget...
ReplyDeleteTengkiu gan... kemarin lagi marah bgt sama yg namanya KEBEBASAN... wkwkwkwk
ReplyDelete